Pekanbaru,Galamedia.co.id — Kawasan Bumi Perkemahan Tunas Kencana di Danau Bandar Kayangan disiapkan menjadi pusat wisata alam baru di Kota Pekanbaru. Lahan seluas sekitar 150 hektare itu akan dikembangkan sebagai Ruang Terbuka Hijau Biru (RTHB) yang menggabungkan fungsi wisata, edukasi lingkungan, pembinaan generasi muda, hingga ruang aktivitas sosial masyarakat.
Pengembangan kawasan ini akan menjadi solusi bagi warga yang ingin menikmati wisata alam tanpa harus keluar daerah. Apalagi, kawasan danau yang sempat terbengkalai selama puluhan tahun kini mulai ditata menjadi destinasi rekreasi alam yang nyaman, edukatif, dan layak menjadi ruang berkumpul masyarakat.
Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho mengatakan, kawasan tersebut diproyeksikan menjadi salah satu ikon wisata alam baru di Pekanbaru yang dapat dimanfaatkan seluruh lapisan masyarakat.
“Sekarang masyarakat tidak perlu jauh-jauh mencari wisata alam ke luar daerah. Di Pekanbaru sudah kita siapkan kawasan seluas 150 hektare yang bisa menjadi ruang rekreasi keluarga, pusat edukasi lingkungan, sekaligus tempat pembinaan generasi muda melalui berbagai kegiatan positif,” ujar Agung.
Selain menjadi destinasi wisata, kawasan ini juga dirancang dengan konsep berkelanjutan melalui program penghijauan dan pelestarian ekosistem. Penanaman pohon, pelepasan burung ke alam, hingga penebaran benih ikan akan menjadi agenda rutin untuk menjaga keseimbangan lingkungan di kawasan tersebut.
Ketua Kwartir Cabang Pramuka Kota Pekanbaru, Sulastri, menilai kawasan Bumi Perkemahan Tunas Kencana memiliki potensi besar menjadi pusat pembinaan karakter generasi muda.
“Merawat alam sama dengan merawat masa depan. Melalui kegiatan di kawasan ini, anak-anak tidak hanya belajar tentang kebersamaan dan kedisiplinan, tetapi juga memahami pentingnya menjaga lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab bersama,” ujarnya.
Peresmian kawasan tersebut dilakukan Sabtu (2/5/2026) malam melalui kegiatan Perkemahan Peduli Lingkungan yang diikuti sekitar 300 pelajar dan anggota pramuka.
Kegiatan itu juga diisi dengan penanaman pohon, pelepasan burung, penebaran benih ikan, serta berbagai aktivitas edukatif sebagai penanda dimulainya pengembangan kawasan wisata alam baru di Kota Pekanbaru.
Ruangan komentar telah ditutup.