Pekanbaru, Galamedia.co.id — Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru berkomitmen untuk terus menjalankan program yang pro rakyat. Di bawah kepemimpinan Wali Kota Agung Nugroho dan Wakil Wali Kota Markarius Anwar, Kota Pekanbaru mencatat capaian signifikan dalam satu tahun terakhir. Arah pembangunan tak hanya lebih terstruktur, tetapi juga berhasil melampaui sejumlah target strategis, menjadi fondasi kuat menuju kota yang lebih bersih, sehat, kompetitif, dan berkelanjutan.
Salah satunya yakni upaya pengendalian banjir menjadi salah satu prioritas utama. Pemerintah kota berhasil menangani 20 titik rawan banjir, melakukan normalisasi sungai sepanjang 78,2 kilometer, serta membenahi drainase dan daerah aliran sungai (DAS) sepanjang 109,5 kilometer. Di sisi lain, komitmen terhadap lingkungan diperkuat dengan penanaman 15 ribu pohon sebagai bagian dari visi Pekanbaru Green City.

Selain banjir,Pemko Pekanbaru juga fokus menangani masalah anak putus sekolah dengan mendorong anak-anak mengikuti program pendidikan kesetaraan, agar pendidikan generasi penerus bangsa dapat mensejahterakan keluarganya.
Dari sisi ekonomi dan pemerintahan, program Rp100 juta per RW mendorong pemberdayaan masyarakat di tingkat akar rumput. Penguatan aparatur dilakukan melalui pengangkatan PPPK, PPPK paruh waktu, serta pemberian tunjangan kinerja ke-14.
Dalam tata kelola pemerintahan, capaian signifikan ditunjukkan dengan pelunasan utang daerah sebesar Rp467 miliar. Selain itu, masuknya investasi baru dan percepatan layanan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) yang kini dapat diselesaikan hanya dalam satu jam menjadi indikator meningkatnya kepercayaan publik dan dunia usaha.

Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terus berupaya meningkatkan kualitas infrastruktur jalan demi
kenyamanan masyarakat. Lebih dari 42 kilometer jalan telah diperbaiki, 42 halte diremajakan, lampu penerangan dipasang, dan akses wifi gratis diperluas di sejumlah titik. Untuk menjaga stabilitas ekonomi masyarakat, bazaar pangan murah digelar di 50 lokasi.
Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru juga memastikan pemerataan pembangunan hingga tingkat rukun warga (RW) melalui alokasi anggaran sebesar Rp100 juta per RW. Program tersebut sebagai langkah strategis untuk mendorong pembangunan berbasis kebutuhan masyarakat.
Dana tersebut diperuntukkan bagi pelaksanaan berbagai program prioritas di masing-masing RW. Markarius juga mendorong agar rencana program dari setiap RW dapat dipaparkan dalam Musrenbang tingkat kecamatan. Langkah ini dinilai penting agar seluruh pihak mengetahui arah pembangunan yang akan dilaksanakan di tiap wilayah.
upaya memperindah wajah kota, sekaligus menata infrastruktur secara lebih rapi juga tidak luput dari komitmen Pemko Pekanbaru untuk memperindah tatanan Kota Pekanbaru.
Langkah ini diharapkan mampu mengurangi kesemrawutan kabel udara yang selama ini mengganggu estetika kota. Selain itu, penataan kabel bawah tanah juga dinilai lebih aman serta mendukung pembangunan infrastruktur perkotaan yang berkelanjutan.

Di sektor perumahan, pemerintah telah membangun 42 unit rumah layak huni dan merehabilitasi 12 unit lainnya. Sementara itu, pembangunan jaringan gas kota telah menjangkau 20 ribu sambungan rumah.
Capaian-capaian yang didapat oleh Pemerintah Kota Pekanbaru ini tidak hanya bergerak maju, namun juga menegaskan posisinya sebagai kota yang dapat bersaing serta siap menghadapi tantangan di masa yang akan datang untuk kemajuan kota dan masyarakatnya. (ADV)
Ruangan komentar telah ditutup.